Pembuat kode QR

Buat kode QR dan papan siap cetak untuk Wi-Fi, menu, ulasan, akun media sosial, dan pembayaran. Semuanya digambar di browser Anda, jadi yang Anda ketik tidak dikirim ke mana pun, dan kodenya terus berfungsi tanpa tanggal kedaluwarsa.

Tanpa unggah

Cara membuat kode QR

  1. 1

    Pilih kegunaannya

    Wi-Fi, menu, ulasan, ikuti media sosial, kartu nama, dan lainnya. Tiap pilihan menampilkan template yang cocok. Untuk mendesain dari awal, pilih "Mulai dari nol".

  2. 2

    Pilih template dan sesuaikan

    Di editor, masukkan nama jaringan atau tautan, lalu ubah teks, warna, font, bentuk, dan logonya. Semua font Google Fonts bisa dipakai, dan setiap perubahan dicek agar kodenya tetap bisa dipindai.

  3. 3

    Unduh hasilnya

    Unduh papannya sebagai PNG, PDF siap cetak, atau SVG, atau kodenya saja sebagai PNG 256 sampai 2048 piksel atau SVG. Ukuran yang Anda pilih itulah yang Anda dapat.

Supaya kodenya benar-benar terbaca

Kode QR Wi-Fi, tak perlu lagi mengetik kata sandi

Masukkan nama jaringan, kata sandi, dan jenis keamanannya, lalu kode ditulis dalam format yang dipahami ponsel. Titik koma, koma, dan simbol lain di nama atau kata sandi diurus otomatis.

Tamu cukup memindainya dengan kamera iPhone, kamera Android, atau Google Lens, lalu mengetuk Gabung sekali. Anda juga bisa memilih apakah kata sandinya ikut dicetak di papan.

Kontak, aplikasi chat, dan pembayaran

Selain tautan dan Wi-Fi, Anda bisa membuat kartu kontak (vCard) yang langsung tersimpan di ponsel, email atau SMS dengan penerima yang sudah terisi, lokasi di peta, acara kalender, dan tautan chat untuk WhatsApp, LINE, atau Telegram.

Kode pembayaran mengikuti standar resmi yang diterbitkan tiap negara: Pix (BR Code dari bank sentral Brasil), UPI di India, PromptPay di Thailand, dan EPC QR Eropa untuk transfer SEPA, yang juga disebut GiroCode. Semuanya kode statis yang hanya berisi data rekening yang Anda ketik. Pembayar mengecek nama dan nominalnya di aplikasi bank mereka sendiri sebelum mengirim, dan uangnya tidak pernah lewat situs ini. Coba dengan nominal kecil dulu sebelum mencetak papannya dalam jumlah banyak.

PNG, PDF, atau SVG

Untuk dicetak, PDF pilihan paling mudah. Ukuran halamannya persis seperti yang Anda pilih, dari A4 sampai kartu nama, dan kodenya berbentuk vektor sehingga tetap tajam di ukuran berapa pun.

SVG juga vektor dan praktis kalau Anda ingin menyuntingnya lagi di aplikasi desain. PNG paling mudah untuk obrolan, unggahan media sosial, dan dokumen. Untuk PNG yang akan dicetak, pilih 300 dpi atau lebih.

Menambahkan logo

Begitu Anda menambahkan logo, kode beralih ke koreksi galat terkuat, yang masih terbaca walau sekitar 30 persennya tertutup. Logo yang terlalu besar tetap bisa merusaknya, jadi ukurannya dibatasi dan area di belakang logo dikosongkan agar tidak menimpa titik-titiknya.

Setiap kali Anda mengubah ukuran logo atau gaya titik, browser membaca ulang kodenya. Pastikan tertulis "Bisa dipindai dengan baik" sebelum mengunduh.

Bingkai putih itu bukan hiasan

Ruang kosong di sekeliling kode QR disebut zona sunyi, dan pemindai memakainya untuk menemukan di mana kode dimulai. Spesifikasinya meminta empat modul, dan itu pula nilai bawaan di sini.

Kalau kode ditaruh di atas latar yang ramai atau menempel rapat ke gambar lain, tetap sisakan ruang itu. Memangkasnya adalah alasan paling umum kode cetak gagal dipindai.

Kontras lebih menentukan daripada warna

Warnanya boleh diganti, tetapi pemindai membacanya sebagai terang dan gelap, bukan sebagai rona. Kode gelap di atas latar terang itulah yang jalan. Kebalikannya gagal di banyak ponsel, dan dua warna dengan tingkat terang yang mirip gagal di hampir semuanya. Editor langsung memberi peringatan begitu Anda memilih pasangan warna seperti itu.

Coba pindai dengan kamera ponsel sungguhan sebelum Anda mencetaknya seribu lembar.

Pertanyaan umum

Apakah kode QR ini kedaluwarsa?+

Tidak. Isinya tersimpan langsung di dalam kode, jadi kodenya berlaku selamanya dan tidak bergantung pada situs ini tetap hidup. Kode yang bisa kedaluwarsa adalah kode yang mampir dulu ke alamat pelacak.

Apakah Anda bisa melihat isi yang saya masukkan?+

Tidak. Kode dan papannya dibuat di browser Anda, dan teks, logo, serta kata sandi Wi-Fi Anda tidak pernah dikirim. Buka tab Network di alat pengembang dan periksa sendiri.

Ada batas panjangnya?+

Satu kode QR mentok di beberapa ribu karakter, dan teks yang panjang menghasilkan pola rapat yang susah dipindai. Kalau sudah lewat beberapa ratus karakter, lebih baik isi kodenya dengan tautan.

Bisa menaruh logo di tengah?+

Bisa. Menambahkan logo otomatis menaikkan koreksi galat ke tingkat tertinggi, dan logonya hanya bisa diperbesar selama kodenya masih terbaca. Periksa hasil cek pemindaian setelah menambahkannya.

Bisa menerima pembayaran lewat kode QR buatan sini?+

Bisa, selama ada standar terbukanya: Pix di Brasil, UPI di India, PromptPay di Thailand, dan transfer SEPA di Eropa. Pilih "Pembayaran", masukkan ID penerima atau IBAN Anda, lalu cetak papannya. Uangnya langsung mengalir dari bank pembayar ke bank Anda. Kami tidak pernah melihatnya dan tidak memungut biaya, tetapi biaya biasa dari bank Anda tetap berlaku.

Bisakah baris "Made with ezpzfile.com" dihapus?+

Bisa. Itu baris kecil di bagian bawah papan, dan langsung hilang begitu Anda menghapus centangnya di layar unduhan. Baris itu tidak ada hubungannya dengan kode QR-nya, yang selalu langsung membuka tautan Anda.

Boleh dipakai untuk keperluan komersial?+

Boleh. QR Code adalah merek dagang terdaftar milik Denso Wave, tetapi formatnya terbuka dan bebas dipakai. Kode dan papan yang Anda buat di sini milik Anda.